Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

30 June 2018

Wanita Kurang Gizi Berpotensi Mengandung Anak Stunting

wanita hamil kurang gizi

Wanita yang sedang hamil harus memperhatikan betul nutrisi dan gizi yang diasupnya. Nutrisi dan gizi ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin di dalam kandungan. Apabila ibu hamil kurang mengkonsumsi makanan yang bernutrisi maka bisa menyebabkan kurangnya berat badan bayi dan panjang bayi. Oleh karena itu ibu hamil harus konsisten dengan asupan yang memiliki nilai gizi tinggi.

Perlu diketahui juga bahwa asupan nutrisi dan gizi yang cukup juga diperlukan oleh wanita yang belum hamil.  Jadi tidak hanya kondisi sedang hamil saja memerlukan nutrisi dan vitamin, akan tetapi ketika belum hamilpun ia harus menjaga dengan baik asupannya dan pola makannya.  Alasan utamanya yaitu bahwa seorang wanita yang tumbuh dengan kurang gizi berpeluang sekitar 1,81 kali melahirkan dengan keadaan bayi kecil.  Selain itu ia juga berpeluang 1,47 kali masa kehamilan dan berat lahir rendah.

Selain dengan nutrisi yang diasup oleh ibu hamil  ternyata faktor-faktor lain juga bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan janin.  Beberapa diantaranya yaitu anemia atau kekurangan darah, dan kebiasaan buruk yaitu merokok.  Di Indonesia sendiri kasus-kasus stunting masih relatif besar dan cukup tinggi.  Oleh karena itu ibu hamil dan para wanita wajib memperhatikan kebutuhan akan vitamin, nutrisi dan gizi yang diasupnya.

Apa itu arti stunting? Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun

BAYI YANG TERLAHIR KURANG GIZI BERESIKO GAMPANG SAKIT DAN KEMATIAN

Bayi yang terlahir dengan panjang rendah/kurang nantinya akan berpengaruh ketika anak sudah mulai tumbuh dewasa.  Anak-anak ini nantinya berpeluang gampang sakit dan mudah terkena penyakit.  Biasanya anak stunting mudah diare dan yang paling parahnya yaitu mengalami gangguan sesak nafas.  Apabila hal ini terlanjur terjadi maka anak harus segera diberikan pengobatan dan penanganan yang lebih serius agar tidak menimbulkan potensi kematian.

Salah satu peran penting bidan dalam hal ini yaitu mendeteksi bayi lahir dalam kondisi kurang gizi.  Selain itu diharapkan bidan-bidan yang ada mampu mendeteksi lebih awal dan ikut membantu ibu hamil yang terkena stunting, kurang gizi selama masa menyusui dan balita yang kurang gizi kronik.  Penanganan efek kurang gizi kronik seharusnya bisa dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bahkan oleh BPJS Kesehatan


Anak ataupun bayi yang terlahir dengan kurang gizi akan mengalami gangguan tumbuh kembang.  Jika anak  atau bayi sudah terlanjur terkena stunting maka penanganannyapun relatif akan lebih mahal.  Agar hal ini tidak terjadi maka para wanita dan ibu hamil dianjurkan untuk lebih rutin mengecek kondisi kesehatannya. Konsultasikan dengan dokter ahli gizi mengenai makanan-makanan sehat untuk ibu hamil.  Bagi para remaja sebaiknya menjaga dengan baik kualitas makanannya karena para remaja inilah calon-calon ibu hamil.
Back To Top