Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

07 November 2013

Kumpulan Lirik Lagu Paud Anak Ceria

Kumpulan lagu anak paud ceria
Bernyanyi adalah salah satu cara yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran.  Di dalam dunia anak Paud Ceria, bernyanyilah adalah salah satu metode pembelajaran efektif yang akan lebih mudah diingat oleh anak-anak dan sebagai sarana perangsang dalam rangka mengajarkan perilaku positif kepada anak.

Oleh karena itu agar niali-nilai positif bisa direkam oleh anak-anak maka pemilihan lagu wajib dilakukan.  Paud anak ceria sebaiknya memilih lagu yang mengandung nilai-nilai positif dan nilai pembelajaran yang bisa dipraktekan oleh anak-anak baik itu ketika di sekolah ataupun ketika anak-anak sedang di rumah.

Gaya belajar anak-anak tidaklah harus menggunakan metode konvensional seperti guru menerangkan dan anak-anak mendengarkan.  Sesekali variasi dalam memberikan pengajaran bisa dilakukan dengan mengajak anak bernyanyi lagu ceria.  Selain bisa menghibur, media bernyanyi sangat bermanfaat untuk memberikan penyegaran kepada anak.

Berikut ini adalah kumpulan lirik lagu anak Paud Ceria yang bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran yang diambil dari berbagai sumber

MARS HIMPAUDI

Himpunan Pendidik Anak Usia Dini
Wadah kita untuk berkreasi
Menjalin menjaga tujuan mulya
Mengasuh dengan suka cita

Marilah mulai dari diri sendiri
Berilmu beriman bertaqwa
Pendidik Anak Indonesia
Tampakkan wajah berseri

Bangun jiwa raga anak Indonesia
Sifat jujur ramah ingin mencoba
Bimbinglah sesuai akalnya
Asuhlah sesuai budinya

Usia Dini
Himpaudi  Himpaudi
Jaya

Pelangi

Pelangi pelangi
Alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
Di langit yang biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan

Pergi Belajar

Oh, ibu dan ayah, selamat pagi
Kupergi sekolah sampai kan nanti

(Ibu dan ayah)

Selamat belajar nak penuh semangat
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati gurumu sayangi teman
Itulah tandanya kau murid budiman

Satu satu aku sayang ibu

Satu satu, aku sayang ibu
Dua dua, juga sayang ayah
Tiga tiga, sayang adik kakak
Satu-dua-tiga, sayang semuanya

Taman Kanak-Kanak

Taman yang paling indah
hanya taman kami
Taman yang paling indah
hanya taman kami

Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami
taman kanak-kanak

Topi Saya Bundar

Topi saya bundar
Bundar topi saya

Kalau tidak bundar
bukan topi saya

Naik Becak

Saya mau tamasya
Berkeliling keliling kota
Hendak melihat-lihat keramaian yang ada
Saya panggilkan becak
Kereta tak berkuda
Becak, becak, coba bawa saya

Saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
Melihat dengan asyik
Ke kanan dan ke kiri
Lihat becakku lari
Bagaikan tak berhenti
Becak, becak, jalan hati-hati

Bangun Tidur

Bangun tidur kuterus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis Mandi kutolong ibu
Membersihkan tempat tidurku

Kasih Ibu

Kasih ibu
kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya
menyinari dunia.

Kring Kring

Kring-kring-kring ada sepeda
Sepedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
karena rajin belajar

Tok-tok-tok ada sepatu
Sepatuku kulit lembu
Kudapat dari ibu
karena rajin membantu

Naik Delman

Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota
naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
mengendarai kuda supaya baik jalannya

Tak tik tuk tik tak tik tuk
Tak tik tuk tik tak tik tuk
Suara sepatu kuda

Naik Gunung

Naik–naik
Ke puncak gunung
Tinggi–tinggi sekali
Naik–naik
Ke puncak gunung
Tinggi–tinggi sekali

Kiri–kanan kulihat saja
Banyak pohon cemara
Kiri–kanan kulihat saja
Banyak pohon cemara

Naik Kereta Api

Naik kereta api tut tut tut
Siapa hendak turut
Ke Bandung Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo temanku lekas naik
Keretaku tak berhenti lama

Cepat kretaku jalan tut tut tut
Banyak penumpang turut
Keretaku sudah penat
Karena beban terlalu berat
Di sinilah ada stasiun
Penumpang semua turun

Aku Seorang Kapiten

Aku seorang kapiten
Mempunyai pedang panjang
Kalau berjalan prok prok prok
Aku seorang kapiten

Petani

Nasi putih terhidang di meja kita santap tiap hari
Beraneka ragam hasil bumi dari manakah datangnya
Dari sawah dan ladang disana, petanilah penanamnya

Panas terik tak dirasa, hujan rintik tak mengapa
Masyarakat butuh bahan pangan
Terima kasih bapak tani, terima kasih ibu tani
Tugas anda sungguh mulia

Hujan

Tik tik tik bunyi hujan di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua

Tik tik tik bunyi hujan bagai bernyanyi
Saya dengarkan tidaklah jemu
Kebun dan jalan semua sunyi
Tidak seorang berani lalu

Tik tik tik hujan turun dalam selokan
Tempatnya itik berenang-renang
Bersenda gurau meyelam-nyelam
Karena hujan berenang-renang

Menanam Jagung

Ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu ambil pangkurmu
Kita bekerja tak jemu-jemu
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Tanah yang longgar jagung kutanam

Beri pupuk supaya subur
Tanamkan benih dengan teratur
Jagungnya besar lebat buahnya
Tentu berguna bagi semua
Cangkul cangkul aku gembira
Menanam jagung di kebun kita

Makan Jangan Bersuara

Sebelum kita makan dik
Cuci tanganmu dulu
Menjaga kebersihan dik
Untuk kesehatanmu
Banyak, banyak makan jangan ada sisa
Makan jangan bersuara
Banyak, banyak makan jangan ada sisa
Ayo makan bersama

Era sekarang memang minim sekali lagu-lagu anak-anak yang mendidik.  Kebanyakan lagu anak-anak sudah mengarah ke tema-tema orang dewasa ataupun lagu-lagu percintaan.  Oleh karena itu diperlukan contoh dan teladan dari orang tua untuk menfilter lagu anak-anak yang tidak cocok dan tidak sesuai dengan usia dan karakter anak-anak.  Semoga lirik lagu anak Ceria di atas bisa membantu dalam rangka sebagai sarana hiburan untuk anak-anak.
Back To Top