09 May 2013

Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Agar anak cerdas sejak dalam kandungan
Mencetak anak cerdas yang shaleh dan shalehah memang memerlukan perjuangan dan pengorbanan.  Kecerdasan anak tidak datang begitu saja melainkan ia harus dioptimalkan dengan menggunakan stimulasi dan pola pengasuhan yang baik.  Agar kecerdasan anak bisa optimal maka pemberian pendidikan bisa dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan.

Oleh karena itu peran kedua orang tua dalam memberikan pengasuhan dan pendidikan kepada bayi yang masih di dalam kandungan mesti diperhatikan dengan baik.  Menciptakan suasana yang kondusif akan membuat sang ibu hamil akan merasa nyaman sehingga tidak akan muncul rasa was-was maupun perasaan tertekan lainnya.  Agar suasana selama masa kehamilan tetap harmonis maka kerja sama yang baik antara pihak suami dan istri mutlak dilakukan.

Banyak hal yang mesti dilakukan agar anak cerdas sejak mulai dalam kandungan. Beberapa point yang mesti diperhatikan adalah nutrisi yang diasup oleh ibu hamil, komunikasi orang tua dengan calon bayi (kasih sayang orang tua) dan rangsangan yang diberikan kepada janin.  Kebutuhan tersebut harus terpenuhi agar bayi yang dikandung bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal.

1. Nutrisi agar bayi cerdas


Nutrisi merupakan salah satu kebutuhan penting baik itu untuk ibu maupun bayi yang ada dalam kandungan.  Pemenuhan gizi yang cukup akan sangat berperan dalam mengoptimalkan kemampuan janin. Hal yang mesti sangat diperhatikan adalah bagaimana cara mendapatkan makanan tersebut.  Makanan yang diperoleh dari cara yang tidak baik, tidak akan membantu dalam memaksimalkan kecerdasan anak dan keshalehan anak.  Oleh karena itu para ayah dan ibu hendaknya memperhatikan dengan baik sumber dari makanan yang setiap hari dikonsumsi.  Sediakan makanan yang halalan dan thoyyib untuk pemenuhan gizi sang bunda yang sedang hamil.

Selain itu para bunda sebaiknya menghindari makanan yang tidak baik untuk kesehatannya.  Karena para ibu hamil juga harus memperhatikan dengan baik pantangan makanan untuk ibu hamil.  Bagi bunda yang suka jajan di luar perhatikan dengan seksama kualitas makanan dan komposisi makanan.  Perbanyaklah mangkonsumsi makanan yang alami dan terbebas dari bahan kimia.

2. Kasih sayang orang tua

Kasih sayang yang baik harus senantiasa diberikan meskipun anak masih di dalam kandungan.  Untuk para ibu hendaknya menjalani masa kehamilan dengan rasa ikhlas dan bebas dari perasaan tertekan.  Hilangkan perasaan merasa terganggu dengan akan hadirnya sang bayi.  Karena ada beberapa wanita karier yang merasa terbebani dengan kondisi fisik yang sedang hamil.  Seolah-olah kehamilan juga membawa beban dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Hendaknya para bunda senantiasa memantapkan hatinya untuk memilih kehamilan sebagai prioritas utama dan memang sudah menjadi kewajiban para ibu untuk menjaga kehamilan dengan baik.  Bangun mental dan positif dalam berpikir agar bayi yang sedang dikandung juga terpengaruh dengan apa yang bunda lakukan.  Kondisi psikologis yang kurang baik akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bayi.

3. Rangsangan atau stimulasi untuk janin

Rangsangan bisa diberikan sejak anak masih di dalam kandungan.  Jalin komunikasi yang baik dengan janin yang masih ada di dalam kandungan.  Salah satu bentuk komunikasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak bayi berbicara ataupun mengelus perut bunda sambil merasakan gerakan si kecil.  Biasanya bayi akan merespon komunikasi yang diberikan ibu.

Selain itu seringlah memperdengarkan alunan ayat suci Alquran ataupun nasyid-nasyid Islami sebagai pengganti media musik sebagai rangsangan.  Kecerdasan anak akan mulai terbangun dengan baik manakala stimulasi dilakukan secara berkesinambungan dan rutin.

Dalam menciptakan dan membangun kecerdasan anak memang butuh waktu dan pengorbanan.  Pola pengasuhan dan pendidikan tidak hanya berhenti disitu saja akan tetapi ia harus diberikan hingga anak dewasa dan bisa menjaga dirinya sendiri.  Ciri orang tua sukses adalah orang tua yang mampu menjadikan anaknya menjadi anak yang cerdas, shaleh dan bermanfaat untuk sesama.  Oleh karena itu dibutuhkan keikhlasan dalam mendidik dan banyak berdoa kepada Allah Ta'ala
.

No comments: