Makanan Pendamping Pertama Bayi 6 Bulan

Makanan bayi pertama kali
Makanan bayi merupakan makanan yang perlu dikenalkan setelah bayi berusia 6 bulan.  Selama masa usia 0-6 bulan makanan bayi yang paling baik dan berkualitas yaitu Asi.  Oleh karena itu asi eksklusif sebaiknya diberikan secara penuh selama 6 bulan dan bisa ditambah hingga bayi usia 2 tahun.  Setelah bayi berusia 6 bulan maka pengenalan makanan pertama pendamping asi bisa diberikan.

Bayi yang sudah berusia 6 bulan sudah mulai dikenalkan makanan bayi.  Pada usia tersebut bayi sudah mulai kuat untuk mencerna makanan lembut seperti bubur.  Sebaiknya makanan bayi yang dikenalkan adalah makanan yang memang berkualitas baik itu segi kebersihannya dan kandungan gizinya.  Alangkah baiknya apabila para bunda membuat sendiri makanan bayi.  Karena dengan membuat sendiri akan lebih terjaga kualitasnya dan tentunya akan lebih menambah pengalaman para bunda dalam merawat bayi.

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf." (QS. Al-Baqarah 233)

Dalam membuat makanan bayi atau makanan pertama bayi pendamping asi memang agak ribet ketika baru pertama kali memulai.  Awal yang agak berat ini akan menjadi biasa manakala dilakukan rutin.  Banyak kok aneka bahan makanan bayi yang tersedia dan mudah kita dapatkan.  Makanan bayi buatan sendiri tentunya akan lebih bagus dan tidak akan kalah dengan makanan bayi buatan pabrik.

Para bunda sebaiknya tidak memberikan makanan pendamping sebelum bayi berumur 6 bulan.  Tapi ada beberapa ibu yang sudah berani memberikan makanan pendamping kepada anaknya yang belum berumur 6 bulan.  Meskipun hal tersebut sah-sah saja dilakukan tapi yang paling dianjurkan adalah ketika anak sudah berusia 6 bulan.

Lalu makanan bayi seperti apa yang bisa kita berikan kepada bayi sebagai makanan pendamping asi?  Berikut ini adalah contoh makanan bayi yang bisa kita buat sendiri

1. Jenis buah-buahan yang sudah dihaluskan.  Boleh menggunakan blender untuk menghaluskannya.  Contoh buah-buahan yang direkomendasikan yaitu pepaya, pisang, apel, melon dan buah alpukat.  Jangan lupa untuk mencuci bersih dan pastikan bahwa makanan tersebut bebas dari bahan kimia.

2. Bubur bayi yang bisa kita buat dari tepung beras.  Bisa juga menggunakan tepung beras merah.  Dalam pembuatannya tepung tersebut dimasak dan bisa dicampur dengan kaldu daging ataupun air.

3. Bubur ikan yang dibuat dari fillet ikan salmon, fillet ikan kakap dan usahakan tidak mengandung duri.

4. Daging yang dihaluskan dan daging tersebut sebaiknya daging yang tidak berlemak.

5. Sayuran dan kacang-kacangan yang sudah dihaluskan.  Sebelum dihaluskan sebaiknya sayuran maupun kacangan tersebut dimasak dan pastikan dalam pencuciannya menggunakan air bersih agar bisa membuang pestisida yang menempel.  Contoh yang bisa digunakan adalah wortel, tomat, kacang merah, kacang polong, kentang, labu kuning dan kacang hijau.

Memberikan makanan bayi pertama kali sebaiknya menggunakan satu macam jenis makanan dahulu.  Ketika baru memberikan pertama kali kepada bayi maka lihatlah respon yang diberikan.  Biasanya bayi yang mau menerima makanan pertamanya tidak akan memuntahkan kembali makanan yang diberikan kepadanya.  Berikan dalam bentuk bubur hingga bayi berusia 9 bulan.

Yang perlu diingat adalah bahan dan kebersihan alat yang digunakan.  Tujuannya adalah makanan bayi yang dibuat agar berkualitas.  Makanan yang berkualitas tentunya akan sangat membantu tumbuh kembang bayi.  Carilah bahan-bahan alami yang bebas dari bahan kimia dan cucilah menggunakan air bersih agar bisa meminimalkan bakteri ataupun kuman yang menempel.

No comments:

Post a Comment