22 January 2013

Perkembangan Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-3 Bulan

tumbuh kembang bayi
Tumbuh kembang bayi usia 0 hingga 3 bulan.  Perkembangan bayi usia 0 bulan, 1 bulan, 2 bulan dan 3 bulan yang perlu diketahui oleh para ibu.  Hal-hal apa saja yang bisa dilakukan bayi usia 0 hingga 3 bulan.  Dengan mengetahui perkembangan dan tumbuh kembang bayi usia 0-3 bulan akan membantu ibu dan ayah dalam mengontrol perkembangan bayi.

Bahagia rasanya ketika melihat si bayi sudah terlahir ke dunia dengan selamat.  Apalagi kalau melihat si bayi bisa bergerak aktif dan senatiasa terlihat montok dan ceria.  Bayi adalah salah satu penghibur yang bisa menghilangkan rasa penat baik itu penat fisik dan penat pikiran.

Tumbuh kembang bayi usia 0 hingga 3 bulan harus diperhatikan dengan benar.  Maksudnya adalah agar kita bisa mengevaluasi apabila ada kelainan pada si bayi. Untuk bayi normal usia 0-3 bulan ada beberapa indikator yang harus ada.  Meskipun terkadang tiap bayi memiliki tumbuh kembang yang berbeda.  Ada yang cepat ada pula yang lambat.  Dengan mengetahui kecepatan perkembangan ini maka kita dengan mudah bisa menempatkan rangsangan atau stimulasi pembantu agar bayi bisa berkembang lebih baik lagi.

Dalam tumbuh kembang bayi setidaknya ada dua hal yang mempengaruhi yaitu

1.  Faktor asupan gizi yang diberikan kepada si bayi.  Terutama makanan yang dikonsumsi para ibu apabila si bayi masih ASI ekslusif.  Karena makanan ibu bisa berpengaruh kepada ASI.

2.  Kesehatan yang baik si bayi.  Untuk menjaga kesehatan si bayi maka diperlukan penjagaan yang baik.  Baik itu mengenai penjagaan kebersihan lingkungan, makanan dan kebersihan pakaian serta pemakaian kebutuhan pendukung bayi seperti sabun, minyak, bedak dan lain-lain.

3.  Rangsangan dan stimulasi yang diberikan kepada si bayi baik itu mengenai kualitas stimulasi dan kuantitas stimulasi.  Ketepatan dalam memberikan rangsangan ini maka akan membantu tumbuh kembang bayi menjadi lebih baik lagi. Kalau rangsangan yang diberikan berlebihan maka juga akan menghambat tumbuh kembang bayi.

Untuk selanjutnya adalah tahap perkembangan bayi usia 0 hingga 3 bulan yang perlu ibu dan ayah ketahui

1.  Tumbuh kembang dari usia 1 hari hingga 30 hari

Usia bayi 0 bulan hingga 1 bulan atau 1 hari hingga 30 hari akan mengalami beberapa tumbuh kembang yaitu

a. Secara naluri dan alamiah si bayi sudah mampu untuk menghisap ASI.  Menghisap ASI ini adalah kemampuan bayi untuk memenuhi kebutuhan makanannya.
b. Bayi sudah mulai bisa untuk menggerakkan tangan, kaki, dan jari jemarinya
c. Si bayi sudah mulai memberikan respon atau reaksi apabila melihat sumber cahaya dengan menggunakan penglihatannya.
d. Bayi sudah bisa menangis terlebih apabila bayi merasa lapar haus, buang air kecil dan buang air besar.

2.  Tumbuh kembang bayi dari usia 1 bulan hingga 3 bulan

Adapun tahapan tumbuh kembang bayi usia ini adalah sebagai berikut

a. Bayi akan mulai belajar tengkurap dan berusaha untuk mengangkat kepalanya.
b. Dengan penglihatannya, bayi akan berusaha mengikuti objek atau benda yang dilihatnya.
c. Bayi akan mulai memberikan respon tersenyum apabila melihat muka seseorang.
d. Memberikan reaksi apabila ada sumber suara.
e. Bayi sudah mengenal ibunya melalui penglihatannya, penciumannya, pendengaran dan kontak langsung.
f. Bayi sudah mampu untuk memegang dan menggenggam atau menahan benda yang disentuhkan pada ujung jari dan telapak tangannya.
g. Bayi sudah mampu mengoceh secara spontan.

Setidaknya ada beberapa perkembangan yang bisa kita perhatikan pada bayi sesuai dengan kriteria di atas.  Minimal tumbuh kembangnya tidak jauh berbeda dengan apa yang telah disebutkan di atas.  Meskipun kadang-kadang bayi tidak memperlihatkan dari semua yang telah disebutkan.  Jadi para ibu tidak perlu khawatir apabila semua tumbuh kembang bayi tidak tampak pada usia tersebut.  Bisa jadi tumbuh kembangnya agak lambat.
Itulah beberapa tahapan perkembangan dan tumbuh kembang bayi usia 0 hingga 3 bulan.  Apabila ada perbedaan yang sangat mencolok bisa dikonsultasikan kepada dokter spesialis anak untuk konsultasi sekalian kontrol kesehatan si bayi.  Semoga bermanfaat.

No comments: