Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

01 April 2019

Tips Mendidik dan Mengawasi Anak Di Era Digital

Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat dan maju membuat orang tua harus lebih kreatif dalam melakukan pola pengasuhan terhadap anak.  Karena tidak sedikit para orang tua yang tidak mengetahui cara yang benar dalam melakukan pendekatan dan pengasuhan kepada anak di era digital ini.

Hal ini disebabkan karena masa orang tua dengan masa anak-anak jauh berbeda sehingga Kebanyakan orang tua akan gagap dengan teknologi.  Sehingga seolah ada pembatas antara anak dan orang tua.

Anak-anak masa sekarang akan lebih agresif dan lebih cekatan dalam mengolah informasi baik itu yang tersaji lewat media televisi dan gadget.

Konten yang tersedia pun ada yang positif dan negatif, tapi kecenderungan hal yang negatif lebih dominan dibandingkan dengan konten yang positif.  Bagi anak-anak kemampuan untuk memilah berfikir tentu belum cukup untuk membedakan konten yang positif dan negatif.  Sehingga dampaknya pun cenderung lebih banyak negatifnya untuk anak-anak.  Hal ini bisa kita lihat dengan menurunnya prestasi anak, menurunnya kesehatan mata anak dan efek negatif lainnya.

Sehingga wajar apabila para orangtua akhirnya gelisah dan galau bagaimana cara mengatasi hal tersebut agar anak tetap berprestasi namun tidak ketinggalan teknologi.

Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat ada beberapa kiat yang bisa diterapkan oleh para orang tua

1.  Membangun hubungan yang baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Jangan lupa setiap orang tua harus senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim ketika beliau berdoa "Ya Tuhanku anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk orang-orang yang Saleh"

2. Membangun komunikasi yang baik antara ayah, ibu dan orang tua

Kerjasama yang baik antara ayah dan ibu akan membuat pengasuhan dan perhatian kepada anak menjadi lebih maksimal.

3. Membentuk dan menjadi orangtua yang shaleh

Dengan menjadi teladan akan menjadikan anak meniru dan mencontoh kebiasaan orangtua.

4. Membangun kematangan anak

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membentuk kematangan anak.  Salah satunya adalah dengan tidak memanjakan anak. Anak harus senantiasa dilatih untuk berpikir ketika menginginkan sesuatu atau ada hal yang baru dan anak harus membuat keputusan.

5. Pengawasan orangtua di dunia maya anak

Orang tua harus senantiasa mengecek setiap aktifitas anak di dunia maya.  Histori penggunaan browser harus rutin dicek.  Apabila ada yang menyimpan konten negatif maka anak harus diberikan hukuman.  Orangtua harus bisa memberikan penjelasan setiap konten yang boleh diakses oleh anak agar anak terlatih untuk berpikir secara positif.

Selain cara dan tips di atas, setiap orangtua hendaknya membuat perjanjian dan pengertian kepada anak terkait kebijakan media.  Beberapa hal yang harus dipahamkan kepada anak tentang dunia digital yaitu

1. Anak tidak diperbolehkan memberikan informasi yang sifatnya pribadi ke media online

2. Anak hendaknya diajarkan untuk selalu waspada terhadap akun asing yang tidak dikenal

3. Setiap informasi yang ada di internet tidak sepenuhnya benar semua, namun juga tidak sepenuhnya salah semua.  Setiap berita harus didiskusikan dengan orangtua.

4. Anak harus diberikan pengertian untuk tidak menemui orang yang baru dikenalnya di internet.  Harus ada pendampingan dan komunikasi dengan orangtua.

5.  Menghentikan akses yang sifatnya berisi konten negatif ataupun yang mengarah ke hal serupa.

6. Setiap ada pesan yang masuk harus dicek, dan berikan pengertian kepada anak ciri-ciri konten yang sifatnya mengarah ke pornografi

Era digital merupakan era kemajuan, namun di dalamnya banyak bahaya yang mengancam kepada anak kita.  Sebaiknya berhati-hati memberikan fasilitas internet ataupun gadget kepada anak.  Pastikan bahwa anak sudah memiliki kematangan berpikir ketika sudah memegang gadget.  Anak merupakan mutiara keluarga yang harus kita jaga dari pengaruh-pengaruh negatif dunia media online.
Back To Top