Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

09 December 2018

Kwashiorkor Adalah Kekurangan Protein dan Nutrisi?

kekurangan gizi

Ada sebagian diantara kita yang belum tahu tentang penyakit kwashiorkor. Penyakit ini patut kita kenali baik itu gejala ataupun tanda-tandanya.  Kwashiorkor adalah penyakit yang bisa menyerang kepada semua anak-anak.  Oleh karena itu ciri-ciri kwashiorkor harus kita sama-sama pahami agar pencegahannya bisa kita tangani dan penyebarannya bisa kita hambat.

Kwashiorkor adalah salah satu penyakit yang biasa terjadi pada negara-negara yang masih berkembang dan belum maju.  Negara miskin ataupun negara berkembang rentan akan kwashiorkor dikarenakan kebutuhan akan pangan untuk masyarakatnya tidak terpenuhi dengan baik.  Kwashiorkor merupakan penyakit kekurangan nutrisi atau malnutrisi.  Lebih mudahnya kwashiorkor terjadi dikarenakan asupan gizi yang sangat kurang sekali.

Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan memerlukan asupan nutrisi tinggi agar bisa berkembang dengan baik.  Tapi terkadang kebutuhan gizi ini sangat kurang dikarenakan suplai makanan yang minim sehingga mengakibatkan anak akan kekurangan gizi. Minimnya bahan pangan inilah yang bisa menyebabkan harganya melambung tinggi dan efeknya masyarakat tidak mampu membelinya sehingga mengakibatkan anak-anak kekurangan asupan makanan.

Kwashiorkor dapat mudah kita kenali dengan melihat tanda-tandanya maupun ciri khas dari penyakit kwashiorkor. Gejala kwashiorkor secara umum dapat kita lihat dengan adanya penumpukan cairan yang biasanya muncul pada mata kaki dan perut.  Anak-anak yag terkena kwashiorkor biasanya akan ada edema pada kedua bagian tubuh ini.

Ciri-ciri kwashiorkor yang lain yaitu biasanya anak-anak akan terlihat sangat kurus namun daerah sekitar pergelangan kaki dan perut malah mengalami penumpukan cairan dan terlihat menggelembung dan membengkak.  Karena tubuhnya kurus maka berat badan anak juga menjadi tidak ideal dan bahkan cenderung kurang.

Mengapa anak-anak bisa terkena penyakit kwashiorkor?  Secara umum kwashiorkor adalah minimnya asupan protein yang terdapat di dalam makanan. Protein merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk tubuh.  Fungsi dari protein itu sendiri adalah untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak.  Pergantian sel ini dilakukan oleh tubuh secara terus menerus agar fungsi masing-masing organ tubuh bisa maksimal.  Karena tubuh kekurangan protein maka fungsi organpun akan menurun dan efeknya badan akan menjadi kurus.

Oleh karena itu bagi negara-negara berkembang ataupun negara miskin sangat rentan terjadi kwashiorkor.  Kondisi ini bisa disebabkan banyak hal, mulai dari efek politik, peperangan, bencana alam, musim kemarau yang panjang ataupun karena banjir dan masyarakatnya terisolasi dari akses luar yang mengakibatnya terhentinya suplai bahan makanan pokok maupun obat-obatan penting lainnya.

Ciri ataupun tanda dari kwashiorkor dapat kita kenali secara mudah. Biasanya gejala kwashiorkor antara lain yaitu

  1. Terjadi perubahan warna pada rambut yang cenderung berwarna kuning kemerahan dan sifatnya  cenderung getas dan bisa rontok.
  2. Muncul perubahan pada pigmen kulit anak ataupun adanya ruam-ruam pada tubuh
  3. Anak cenderung lemas dan penampilan raut muka menjadi pucat
  4. Melemahnya massa otot hingga hilangnya massa otot tubuh
  5. Mengalami diare
  6. Daerah sekitar mata kaki dan perut terjadi penumpukan cairan atau edema
  7. Anak gampang terkena infeksi karena kekebalan tubuh yang tidak berfungsi dengan baik
  8. Anak akan mudah emosi dan marah-marah
  9. Mengalami shock


Anak-anak yang sudah terkena kwashiorkor harus cepat ditangani dengan intensif. Kebutuhan akan nutrisi dan protein harus diberikan secara maksimal agar anak bisa sembuh secara total dari kwashiorkor.  Jika penanganan dari kwashiorkor kurang maksimal maka anak bisa saja sembuh dari kwashiorkor namun efek selanjutnya yaitu anak tidak akan mampu berkembang dan tumbuh secara baik sesuai dengan masa usianya.

Jika anak kwashiorkor tidak mendapatkan bantuan yang baik maka akan dapat menimbulkan penyakit komplikasi serius.  Diantaranya adalah anak akan mengalami shock, perkembangan mental yang buruk bahkan cacat fisik ataupun efek yang paling parah yaitu dapat menyebabkan kematian pada anak.

Beberapa diagnosa yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kwashiorkor yaitu dengan memeriksa berat badan pasien dan tinggi badan pasien.  Tahap selanjutnya yaitu dengan mendiagnosa pembesaran hati dan memeriksa fungsi ginjal.  Untuk pemeriksaan secara keseluruhan yaitu dengan memeriksa Gas darah arteri, Blood Urea Nitrogen (BUN), Kadar kreatinin darah, Kadar kalium darah, Urinalisis, Hitung darah lengkap (CBC)

Itulah beberapa ulasan singkat mengenai kwashiorkor akibat kekurangan gizi atau malnutrisi.  Para orangtua hendaknya mengawasi anaknya dengan baik kondisi pertumbuhannya.  Jika terjadi perubaha warna pada rambut ataupun muncul ciri dan gejala kwashiorkor sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Back To Top