Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

24 July 2018

Hamil Diatas Usia 35 Tahun Rentan Keguguran

wanita menikah

Perlu diketahui bahwa banyak hal yang menyebabkan seorang wanita tidak lekas hamil. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terlambatnya kehamilan yaitu pola hidup, mengejar karir di kantor dan yang terakhir yaitu para wanita telat untuk menikah.  Selain ketiga hal tersebut, tingkat kesuburan wanita juga mempengaruhi cepat dan lambatnya kehamilan.

Masa efektif kesuburan wanita dalam satu bulan sekitar hanya seminggu saja.  Oleh karena itu masa-masa subur ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar proses kehamilan cepat positif.  Namun pola hidup wanita juga harus diperbaiki agar cepat memiliki keturunan.

Ada tahap-tahapan usia efektif para wanita yang perlu kita ketahui yang berpengaruh terhadap peluang kehamilan.  Hal ini perlu kita ketahui agar keputusan untuk segera menikah menjadi prioritas dan tidak menundanya.

Dilansir dari "The Health Side" berikut adalah estimasi peluang kehamilan bagi para wanita berdasarkan umurnya

1.  Awal usia duapuluhan (20-an)

Potensi kehamilan di usia duapuluhan (20-an) tergolong sangat tinggi dan sangat berpeluang.  Hal ini disebabkan sel telur yang dimiliki wanita usia 20an masih bagus dan normal.  Selain itu masa kesuburan wanita di usia ini cenderung meningkat hingga usia 24 tahun.  Hal ini berdasarkan hasil riset dan penelitian.

Tetapi perlu diketahui, jika pasangan pria masih berusia dibawah 25 tahun maka peluang hamilnya akan cenderung menurun.  Hal ini disebabkan tingkat kesuburan pria yang masih terlalu muda di usia tersebut.

2.  Usia 25-34 an

Peluang hamil di usia ini masih boleh dibilang tinggi sekitar 86 persen.  Namun wanita yang hamil di usia 25 hingga 34 tahun juga memiliki potensi tingkat keguguran sekitar 34 persen dan tentunya peluang ini cukup besar bila dibandingkan wanita yang hamil di usia awal 20 tahunan.

3.  Usia 30 - 34 tahun

Usia ini boleh dibilang sekitar awal 30 an dan peluangnya juga sekitar 86 persen untuk bisa mengandung.  Potensi untuk mengalami keguguran sekitar 20 persen dan boleh dibilang masih rendah.  Pasangan tidak perlu melakukan konsultasi ke dokter apabila belum di karunia kehamilan selama masa 1 tahun perkawinan karena peluangnya masih tinggi.

4.  Usia 35 - 39 tahun

Apabila usia wanita sudah memasuki 37 tahun atau berada di antara 35 hingga 39 tahun dan belum menikah maka masa subur wanita akan mengalami penurunan yang cukup cepat.  Hal ini dikarenakan kualitas sel telur juga sudah tidak maksimal dan cenderung menurun.  Selain itu potensi keguguran yang dialami juga sangat besar.

Bagi para wanita usia harus diperhatikan dengan benar ketika sudah memasuki fase-fase usia tertentu.  Prioritaskan dengan baik antara pekerjaan, menikah dan masa kehamilan. Jika dirasa tidak ada urgensi yang mendesak maka menikah lebih awal akan lebih baik dan potensi kehamilan masih dibilang cukup tinggi.
Back To Top