Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

15 November 2017

Agar Anak Anda Patuh dan Penurut? Inilah Cara Mendidiknya

anak agar patuh

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya menjadi anak yang penurut.  Anak yang patuh kepada orangtua tentunya akan sangat membahagiakan buat kita daripada memiliki anak yang bandel dan susah diatur.  Cara mendidik anak agar menjadi anak yang tidak nakal dan penurut tentu saja perlu kita ketahui.  Selain doa yang harus kita panjatkan tiap hari, cara menasehati dan mendidiknya juga harus benar.

Lalu bagaimana caranya agar anak kita menjadi anak yang patuh dan penurut?  Berikut adalah tips dan kiat praktisnya yang wajib anda lakukan
  1. Hindari memberikan pukulan kepada anak mulai dari lutut ke atas 
  2. Hindari menggunakan anggota salah satu tubuh kita terutama tangan untuk memukul anak dan janganlah menampar anak karena perlakuan seperti ini akan membuat anak bertambah nakal dan anak akan lebih susah untuk dikendalikan
  3. Biasakanlah memanggil anak kita dengan panggilan yang baik.  Memberikan panggilan yang buruk akan merangsang anak tumbuh kurang percaya diri dan merasa rendah diri.
  4. Usahakan memberikan pelukan kepada anak dan lakukan setiap hari.  (Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak yang sering dipeluk dengan tulus akan memiliki IQ yang lebih hebat bila kita bandingkan dengan anak yang tidak pernah mendapatkan pelukkan)
  5. Tataplah anak dengan pandangan kasih sayang dan tulus karena tatapan yang menyejukkan akan membantu rasa percaya diri anak ketika sedang bergaul dengan lingkungannya
  6. Berikanlah apresiasi atau penghargaan kepada anak apabila anak melakukan kebaikan. Bentuk penghargaan yang bisa kita lakukan antara lain adalah pelukan , senyuman, pujian ataupun dengan memberikan hadiah
  7. Jangan terlalu menuntut kepada anak sesuai dengan kemauan kita karena perkembangan dan kemampuan anak berbeda-beda
  8. Utamakanlah kepentingan keluarga terutama ketika menyangkut kepentingan anak-anak dan luangkanlah waktu untuk mereka.  Perlu diingat bahwa anak-anak akan terus berkembang namun masa mereka akan terus berlalu dan tidak akan pernah terulang untuk kedua kalinya
  9. Bersemangatlah dalam mengasuh dan mendidik anak dan jangan sering mengeluh terutama di depan anak-anak.  Karena keluhan orangtua akan membuat anak merasa menjadi beban bagi orangtua.
  10. Dengarkanlah setiap cerita anak dan jawab dengan baik setiap pertanyaan yang disampaikan anak-anak.  Karena momen-momen seperti ini bisa menjadi kenangan yang tak akan terlupakan di masa mendatang
  11. Berilah kejutan-kejutan istimewa di hari yang spesial buat anak.  Dengan hal ini anak akan belajar bagaimana cara menghargai orang lain
  12. Bersabarlah dalam mendidik dan mengajari anak karena bisa jadi kita harus berulang-ulang dalam mengajarinya.  Anak juga perlu proses dan waktu
  13. Bermainlah bersama dengan anak dan sesekali luangkan waktu berjalan-jalan dengan anak sambil menggandeng erat tangannya
  14. Berilah rasa nyaman dan ketenangan ketika anak merasa resah
  15. Berilah contoh dalam menenangkan diri sendiri agar anak nantinya bisa meniru dan anak bisa menenangkan dirinya sendiri
  16. Hargailah barang yang menjadi kesayangan anak terutama mainan kesukaannya. Meskipun mainannya sudah rusak mintalah ijin kepada anak jika ingin membuangnya
  17. Senantiasa beri ciuman kepada anak bila anak hendak tidur malam
  18. Lakukanlah pekerjaan dengan profesional.  Jangan bawa masalah dikantor dibawa ke rumah.  Anak akan belajar bahwa keluarga merupakan sesuatu yang lebih pentng
  19. Jangan mengomeli anak ketika sedang menangis.  Berilah kesempatan anak untuk mencurahkan perasaannya setelah itu baru ditenangkan.  Bisa jadi anak dengan menangis akan merasa lega.

ANAK PENURUT DAN PATUH ADALAH HIASAN KELUARGA YANG TAK TERNILAI 
Itulah beberapa tips dan kiat untuk mendidik anak agar menjadi anak yang patuh dan penurut.  Semuanya butuh perjuangan dan pengorbanan dan setiap perjuangan akan dicatat sebagai amal kebaikan.  Ikhlaslah dalam mengasuh dan mendidik anak serta janganlah bersikap pamrih terhadap anak.   
Back To Top