Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

31 May 2017

Tips dan Cara Agar Anak Tidak Terjerumus Geng Motor

ciri geng motor
Saat ini sedang marak dengan geng motor.  Geng motor inipun terlihat sadis ketika sedang beraksi.  Biasanya mereka beraksi ketika malam hari dan tak tanggung-tanggung berbagai senjata tajam mereka bawa.  Tujuannya adalah untuk melukai korban.  Setelah korban terluka mereka meninggalkannya begitu saja.  Ini merupakan teror di jalanan yang akan membuat resah masyarakat terutama kaum ibu yang masih memiliki anak remaja.

Sebagai orang tua tentunya kita prihatin dengan fenomena sosial yang sangat meresahkan ini.  Langkah pengawasan terhadap anak-anak harus lebih ditingkatkan agar anak-anak tidak terjerumus dan masuk dalam komunitas geng motor anarkis.  Kepekaan orang tua juga harus dimaksimalkan terutama terhadap perubahan-perubahan perilaku anak-anak kita.

Banyak hal yang menyebabkan anak ikut dalam geng motor anarkis.  Lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam hal ini.  Belum lagi ditambah dengan tontonan televisi yang membuat mereka ikut-ikutan dalam geng motor.  Hal ini sejalan dengan tingkat semangat dan jiwa muda anak-anak sehingga mereka memilih untuk ikut dalam geng motor.  Jiwa dan semangat muda mereka seolah tersalurkan dengan aksi-aksi geng motor.

Selain itu beberapa penyebab anak-anak bergabung dalam geng motor yang anarkis yaitu minimnya wadah kreatifitas sebagai penyaluran dari hobi mereka.  Apresiasi dari lingkungan juga sangat minim, sedangkan potensi pada anak sedang panas-panasnya.

Oleh karena itu ada beberapa tips dan cara yang bisa kita lakukan agar anak remaja kita tidak terjebak dan ikutan dalam geng motor anarkis

1.  Membangun komunikasi yang baik dengan anak sejak dini

Kedekatan antara orang tua dan anak harus sesegera dibangun.  Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membangun kedekatan dengan anak.  Kunci utamanya adalah meluangkan waktu agar bisa bersama anak.

2. Memberikan teladan yang baik di dalam keluarga

Orang tua merupakan contoh konkrit di lingkungan keluarga.  Maka dari itu segala tingkah laku harus dijaga dengan baik agar anak memiliki role model di dalam kehidupan sehari-harinya dan tidak meniru perilaku buruk dari orang tuanya.

3. Memberikan wadah penyaluran hobi atau kegiatan

Anak-anak usia remaja harus senantiasa diarahkan dalam hal yang positif.  Berikanlah mereka kegiatan-kegiatan positif agar mereka tidak tertarik dengan kumpul-kumpul semacam geng motor.

4. Memberikan pengawasan yang intens terhadap anak

Para orang tua harus bisa meluangkan waktu untuk mengawasi para anak-anaknya. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengawasi anak-anak kita.  Cara yang mudah yaitu dengan mencari tahu siapa teman anak kita.  Karena biasanya teman tidak akan jauh dari anak kita.

5. Memberikan pemahaman agama yang baik

Ilmu agama harus bisa diserap oleh anak-anak, karena hal ini adalah benteng yang sangat kuat terhadap pengaruh-pengaruh negatif.  

6.  Doa orang tua

Ini merupakan senjata utama untuk melindungi anak-anak dari kejahatan geng motor.  Oleh karena luangkan waktu untuk mendoakan anak-anak agar mereka menjadi anak yang shaleh dan shalehah.

Para anak remaja kita tidak akan terpengaruh dengan geng motor selama anak memiliki konsep diri yang baik.  Tentunya untuk mendapatkan konsep diri yang baik hanya bisa mereka dapatkan dari lingkungannya.  Ciptakanlah lingkungan yang kondusif sehingga anak bisa tumbuh dan berkembang secara baik.

Bagi anak-anak remaja yang sudah terlanjur bergabung dalam komunitas negatif maka langkah pertama yang bisa kita lakukan yaitu berkonsultasi dengan psikolog.Tujuannya adalah agar kita bisa mengetahui lebih mendalam tentang permasalahan anak
Mari kita lindungi anak-anak kita dari aktifitas geng motor yang meresahkan masyarakat.
Back To Top