Mencerdaskan Anak Sejak Usia Dini

Cerdas Ceria Sehat dan Berakhlaq

29 May 2017

Ciri dan Tanda Anak Korban Bully

bullying

Kasus-kasus bullying terhadap anak-anak saat ini masih marak terjadi dan menjadi topik yang masih hangat untuk dibicarakan.  Hal ini seiring dengan banyaknya video-video bullying yang menimpa pada anak-anak dan yang membuat miris video bullying banyak beredar di media-media sosial.  Para orang tua yang menyaksikan video bullying akan merasa prihatin bilamana hal tersebut terjadi pada anaknya.

Bullying memiliki dampak yang luar biasa terhadap perkembangan anak dikemudian hari. Oleh karena sebaiknya para orang tua harus mengenali ciri-ciri dan tanda-tanda anak yang terkena bullying baik itu di sekolah ataupun di lingkungan bermain anak-anak. Dengan cepat tanggap terhadap kasus bullying maka diharapkan penanganan dan tindakan untuk anak korban bullying serta pelaku bullying bisa diatasi sesegera mugkin.

Pengertian singkat tentang bullying

Bullying dapat kita artikan dengan perbuatan yang berkaitan dengan tindakan dan ucapan yang mengandung unsur agresivitas yang ditujukan kepada seseorang baik itu anak-anak ataupun remaja dikarenakan yang bersangkutan mempunyai karakteristik tertentu.  Bullying termasuk perbuatan yang tidak menyenangkan, menyakiti, memalukan seseorang baik itu anak-anak ataupun remaja dengan cara melakukan tindakan kasar seperti mendorong, berkata kasar bahkan menyuruh anak untuk melakukan sesuatu sesuai dengan perintahpelaku bully.

Pada dasarnya perilaku bully tidak ada standar pada usia berapa anak mengalami bully atau melakukan bullying.  Biasanya tindakan bully terjaadi pada saat anak memasuki lingkungan baru baik itu di sekolah ataupun karena pindah rumah.  Karena berada dalam suasana baru maka anak mulai menyesuaikan diri terutama kepada teman-teman sebayanya.

Beberapa contoh perilaku bullying

1. Bully dengan kontak fisik

a.  Memukul salah satu anggota badan
b. Mendorong
c. Berantem
d. Melakukan tendangan pada tubuh ataupun menjitak
e. Mengambil sesuatu milik orang lain
f.  Mencemooh dan meneriaki

2. Bully dengan ungkapan kata-kata

a. Memanggil dengan nama yang jelek
b. Mengabaikan dan mengucilkan orang lain
c. Membuat isu ataupun gosip yang negatif

Beberapa ciri anak yang rentan terkena tindakan bully diantaranya adalah anak-anak yang memiliki psikologis lemah.  Lemah secara psikologis biasanya bisa kita dapati pada anak-anak yang lebih sering menyendiri, kurang gaul, teman yang dimilikinya cuma sedikit dan anak yang mempunyai keterampilan kurang ataupun berbeda dari teman-temannya.

Kita sebagai orang tua harus paham betul terhadap kondisi anak-anak yang terkena bullying.  Berikut adalah ciri ataupun tanda-tanda umum anak korban bully

1.  Anak menjadi malas berangkat ke sekolah

Anak-anak korban bully biasanya akan lebih banyak mencari alasan untuk tidak mau berangkat ke sekolah.  Apabila gejala ini sudah muncul maka orang tua harus segera mencari tahu apa penyebab anak menjaadi menurun semangat ke sekolahnya.  

Selain itu kita juga patut waspada manakala anak jadi enggan bermain bersama teman-temannya di lingkungan rumah.  Komunikasi yang baik harus terjalin dengan baik agar anak mau bercerita tentang permasalahannya.

2. Menyendiri dan suka murung

Raut muka anak yang terlihat kusut dan murung harus kita waspadai.  Apabila anak menjadi lebih sering menyendiri di kamar maka bisa jadi anak menjadi korban bullying.

3. Semangat belajar dan prestasi anak yang cenderung menurun

Bullying akan memberikan dampak negatif terhadap sisi mental dan psikologis anak. Dengan mood yang kurang baik maka bisa jadi semangat belajar dan prestasi anak akan cenderung menurun. Apabila gejala dan tanda ini sudah mulai muncul maka orangtua harus segera mencari penyebabnya.

4. Anak tak mau bermain bersama

Anak korban bully akan lebih memilih untuk menyendiri dan tak mau bermain bersama teman-temannya.  Ia akan lebih memilih untuk berdiam diri.

Itulah beberapa tanda dan ciri-ciri anak yang terkena bullying teman-temannya.  Para orang tua sebaiknya segera mencari tahu akar permasalahannya agar segera diberikan solusi yang tepat sehingga anak menjadi lebih semangat lagi.  Anak yang terkena bullying namun tidak segera ditangani maka akan bisa berakibat fatal, yang paling parah adalah anak akan mengakhiri hidupnya.
Back To Top