08 June 2013

Kelainan Tulang Belakang Akibat Salah Duduk

Mengenali Lordosis, Skoliosis dan Kifosis
Posisi duduk anak tidak boleh kita anggap sepele.  Terutama ketika anak sedang belajar di rumah menggunakan meja belajar di kamarnya ataupun ketika anak sedang mengikuti pelajaran di sekolah.  Jam pelajaran yang lama di sekolah akan membuat anak-anak berlama-lama duduk di kursi yang sudah disediakan oleh pihak sekolah.  Karena lamanya duduk ini maka kita perlu waspada karena posisi duduk yang salah bisa menyebabkan penyakit kelainan bentuk tulang belakang.

Penyakit kelainan bentuk tulang punggung belakang karena posisi duduk yang salah dibagi menjadi tiga (3) macam yaitu Skoliosis, Kifosis dan Lordosis.  Dari tiga penyakit ini memiliki bentuk dan ciri khas masing-masing dan penamaannya sesuai dengan bentuk tulang punggung tersebut.

Kita sebagai orang tua harus menyadari dan memahami bahwa penyakit Skoliosis, Kifosis dan Lordosis bisa saja menimpa anak kita.  Hal ini sangat beralasan dikarenakan kondisi anak kita yang masih aktif mengikuti pelajaran di sekolah sehingga anak-anakpun harus duduk lama hingga berjam-jam dalam sehari.  Minimnya pengetahuan anak akan penyakit kelainan tulang punggung belakang ini akan membuat anak-anak duduk dengan posisi semaunya karena menyesuaikan dengan kekuatan fisik anak.

Berikut ini adalah pengertian dari ketiga macam penyakit tersebut yang dilengkapi dengan gambar

1. Skoliosis

 

Mengenal skoliosis, lordosis dan kifosis

Penyakit skoliosis yaitu kelainan bentuk tulang punggung belakang yang mana tulang punggung melengkung ke samping.  Hal ini bisa terjadi karena posisi duduk menyamping yang terlalu lama.  Posisi ini bisa terbentuk biasanya dikarenakan anak salah mengambil posisi ketika menulis.  Karena anak ingin mencari posisi nyaman ketika menulis maka si anak cenderung menyamping agar tulisannya bisa terlihat rapi dan bagus.

2. Lordosis


Mengenal skoliosis, lordosis dan kifosis
 Tulang punggung lordosis yaitu dimana bentuk tulang belakang bagian perut yang melengkung ke depan sehingga posisi perut akan lebih sedikit maju ke depan.  Hal yang memungkinkan ini bisa terjadi bisa jadi dikarenakan anak terlalu lama ketika bersandar di meja.  Meskipun posisi yang lain juga bisa menyebabkan penyakit lordosis.  Salah satunya dikarenakan terlalu sering mengambil beban.

3. Kifosis (Kyphosis)


Mengenal Kifosis, lordosis dan skoliosis
  
Penyakit kifosis yaitu kelainan bentuk tulang belakang dengan posisi tulang belakang melengkung ke belakang sehingga akan menyebabkan anak terlihat seperti bungkuk.

Melihat dari ketiga bentuk kelainan tulang punggung tersebut maka hal tersebut sangat berpeluang menimpa pada anak kita.  Selain kondisi duduk yang salah, kekurangan vitamin D juga bisa memperparah keadaan tersebut. Asupan nutrisi yang buruk ataupun komposisi makanan yang tidak baik serta sikap anak yang suka jajan sembarangan akan membuat anak rentan dengan penyakit tersebut.

Untuk mencegah agar hal tersebut tidak menimpa pada anak kita, maka sebagai langkah pencegahan kita bisa merutinkan olah raga bersama anak.  Ahad pagi merupakan waktu yang sangat cocok untuk menjaga kestabilan tulang punggung belakang.  Sinar mentari pagi akan membuat kebutuhan vitamin D bisa tercukupi.  Selain itu ingatkan kepada anak agar bisa menjaga posisi duduknya dan sesekali sarankan kepada anak agar anak melakukan rehat ataupun peregangan.  Dengan peregangan akan bisa melemaskan otot-otot yang kaku.  Meja belajar anak di rumah usahakan memang bisa memberikan kenyamanan untuk anak.  Mencegah lebih baik daripada mengobati.

No comments:

Post a Comment